kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Unit usaha syariah BTN mengkaji kemungkinan spin off


Rabu, 26 September 2018 / 10:42 WIB
ILUSTRASI. Transaksi KPR BTN


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Unit usaha syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mengkaji kemungkinan untuk memisahkan usaha dari induk atau spin off.

Spin off ini dilakukan untuk memenuhi aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan UUS bank syariah spin off sebelum 2023.

“Suatu hari nanti kami berencana akan melakukan spin off UUS BTN,” kata tulis Direksi BTN dalam keterangan resmi ke Bursa Efek Indonesia Senin (24/9) lalu.

Menurut direksi BTN, pangsa pasar syariah masih menunjukkan potensi yang besar. Sehingga BTN terus berupaya untuk meningkatkan kinerja dan asset unit usaha syariah ini.

Sebagai gambaran saja, sampai Juni 2018 total aset UUS BTN sebesar Rp 24,3 triliun atau naik 26,12% secara tahunan atau year on year (yoy).

Sedangkan dari sisi pembiayaan naik 20,41% yoy menjadi Rp 482,19 triliun.

Seiring dengan kenaikan pembiayaan, NPF bank juga terjaga diangka 0,88% atau sedikit naik dari periode sama 2017 0,58%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×