kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Upaya bank lebih kreatif salurkan KUR


Sabtu, 11 Februari 2017 / 11:04 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Yudho Winarto

Dorongan BI

Di sisi lain, BI mendukung rencana pemerintah yang akan meningkatkan porsi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) ke sektor produktif menjadi 40% dari sebelumnya 22%.

Gubernur BI Agus D. W. Martowardojo mengatakan, pihaknya juga merekomendasikan pembiayaan KUR jangan terlalu besar ke perdagangan. Namun, KUR juga mengarah ke value chain, seperti petani dan nelayan, kemudian ke segmen industri pengolahan, kata Agus, kemarin.

Pemerintah sendiri mengarahkan bank penyalur KUR memberikan kredit yang besar ke sektor pertanian, kehutanan, perikanan dan industri pengolahan. Strategi ini dinilai akan menjadi mata rantai yang efektif.

Informasi saja, saat ini aliran KUR mayoritas untuk perdagangan besar dan eceran dengan porsi 67,31%. Adapun KUR sektor pertanian, perburuan dan kehutanan baru menerima porsi 16,36%. Tahun ini, total dana KUR mencapai Rp 110 triliun dari tahun lalu yang senilai Rp 100 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×