kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wabah corona membuat pembiayaan syariah multifinance lesu


Senin, 03 Agustus 2020 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. OJK mencatat, per Mei 2020 pembiayaan syariah tercatat sebesar Rp 14,49 triliun, atau turun 19,18% yoy.


Reporter: Annisa Fadila | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembiayaan syariah multifinance lesu di tahun ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, per Mei 2020 pembiayaan syariah tercatat sebesar Rp 14,49 triliun, atau turun 19,18% dari periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 17,93 triliun.

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 2B OJK Bambang W Budiawan bilang, faktor utama yang mempengaruhi penurunan ialah anjloknya penjualan industri otomotif, serta merosotnya pembiayaan ibadah haji dan umrah.

Bambang mengatakan, dengan lesunya penjualan otomotif, pembiayaan syariah ikut tertekan. Sampai akhir tahun, ia memprediksi, pembiayaan syariah akan turun.

Baca Juga: OJK buka opsi restrukturisasi kredit diperpanjang

“Harapannya, awal tahun depan pembiayaan syariah bisa tumbuh positif. Karena, sektor yang paling terdampak itu ialah otomotif dan UMKM, sehingga kalau sektor ini membaik, tentu berpengaruh terhadap pembiayaan syariah,” kata Bambang kepada Kontan.co.id, Senin (3/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×