kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.692   106,00   0,60%
  • IDX 6.426   -296,97   -4,42%
  • KOMPAS100 854   -39,48   -4,42%
  • LQ45 635   -22,48   -3,42%
  • ISSI 232   -11,33   -4,66%
  • IDX30 361   -10,28   -2,77%
  • IDXHIDIV20 446   -9,11   -2,00%
  • IDX80 98   -4,03   -3,96%
  • IDXV30 126   -3,33   -2,57%
  • IDXQ30 116   -2,63   -2,21%

Wah, uang multifinance hingga yayasan sekolah nyangkut di Koperasi Indosurya


Selasa, 26 Mei 2020 / 19:36 WIB
Nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta mengirimkan karangan bunga kepada Bareskrim Polri sebagai bentuk dukungan untuk pengungkapan kasus gagal bayar KSP Indosurya Cipta di Jakarta, Selasa (26/5).


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Lamgiat Siringoringo

Anggota tim kuasa hukum KSP Indosurya Cipta Rizky Dwinanto menjelaskan memang kebanyakan pengajuan piutang berasal dari nasabah perorangan. Sementara sisanya dari nasabah korporasi.
Meski demikian, ia mengklaim jumlah piutang koperasi jauh lebih kecil dari itu. Ia menyebutkan terdapat kesalahan dalam memasukkan hingga ada data tagihan yang dobel. 

Nasib nasabah Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta akan tergantung dengan proses rapat Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Hingga kini proses PKPU masih mendata utang dari Indosurya.  Sampai Selasa (19/5) jumlah kreditur yang mendaftarkan PKPU Indosurya Cipta sudah mencapai 5.736 pihak. Dari jumlah tersebut, tagihan utang yang terkumpul mencapai Rp 14,63 Triliun.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×