kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Wapres minta bank tidak naikkan bunga KPR


Senin, 25 November 2013 / 11:57 WIB
ILUSTRASI. Inilah Cara untuk Melancarkan BAB Pada Bayi


Sumber: TribunNews.co | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Presiden Boediono mengimbau kepada seluruh perbankan untuk tidak menaikkan suku bunga terlalu tinggi. Menurut Boediono kenaikan suku bunga 1% saja sudah sangat mempengaruhi kredit perumahan.

"Mohon pengertian juga, jangan sampai bank menaikkan sampai melonjak-lonjak," ujar Boediono saat membuka Musyawarah Nasional Real Estat Indonesia XIV di Grand Melia, Jakarta, Senin (25/11).

Boediono menjelaskan dalam situasi negara seperti saat ini proses transisi keadaan negara sangat mempengaruhi perekonomian. Untuk mendapatkan pembiayaan rumah murah dengan kredit rendah dibutuhkan negara saat ini.

"Mulai sekarang harus mengatur kebijakan kita dibidang pembiayaan supaya berjalan tidak melonjak tinggi," ujar Boediono.

Jika terjadi pengetatan aturan pembiayaan diterapkan, lembaga keuangan diimbau untuk sudah siap. Karena dengan ketidaksiapan, Boediono khawatir berdampak pada sektor riil di bidang properti.

"Kendalikan pengusaha, rezim yang lebih normal harus dikelola bersama," jelas Boediono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×