kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.907   37,00   0,21%
  • IDX 5.679   -141,56   -2,43%
  • KOMPAS100 733   -19,14   -2,54%
  • LQ45 559   -13,84   -2,41%
  • ISSI 197   -4,17   -2,07%
  • IDX30 317   -7,81   -2,40%
  • IDXHIDIV20 391   -9,64   -2,40%
  • IDX80 83   -2,22   -2,60%
  • IDXV30 106   -2,06   -1,90%
  • IDXQ30 102   -2,66   -2,53%

9 Bank kelas berat mulai umumkan SBDK


Kamis, 31 Maret 2011 / 14:39 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi investasi reksadana. KONTAN/Muradi/2020/03/10


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. Bank-bank kelas kakap sudah mulai mengumumkan transparansi suku bunga dasar kredit (prime lending rate) hari ini. Hasil publikasi bank menggambarkan, sembilan bank mencatat rata-rata suku bunga dasar kredit (SBDK) hingga double digit.

SBDK kredit korporasi tertinggi ada di PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT CIMB Niaga Tbk (BNGA) sebesar 11,35%. Sedangkan paling rendah ada di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 9,00%.

SBDK ritel tertinggi milik PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) yaitu 13,85% dan terendah milik PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebesar 10,10%.

SBKD kredit konsumtif sektor KPR tertinggi tercatat milik Bukopin sebesar Rp 12,81%, sedangkan terendah milik BCA. Kemudian sektor non KPR tertinggi di PT Bank Danamon Tbk (BDMN) sebesar 23,60% dan terkecil di PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) sebesar 9,72%.

Ahmad Baiquni, Direktur Keuangan BRI memaparkan SBDK beberapa sektor kredit BBRI. Di antaranya kredit korporasi sebesar 10,68%, kredit ritel 12,86%, kredit konsumtif KPR 11,49% dan non KPR 13,00%. "Efektivitas penurunan SBKD tidak bisa ditentukan oleh waktu, artinya penurunan itu tergantung dari pasar dan suku bunga acuan (BI rate)," ungkap Ahmad, dalam acara paparan kinerja BBRI, Kamis (31/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×