kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.023   6,00   0,04%
  • IDX 7.076   -15,80   -0,22%
  • KOMPAS100 975   -1,49   -0,15%
  • LQ45 718   0,94   0,13%
  • ISSI 251   -1,22   -0,49%
  • IDX30 390   1,17   0,30%
  • IDXHIDIV20 489   -0,43   -0,09%
  • IDX80 110   -0,11   -0,10%
  • IDXV30 135   -1,12   -0,82%
  • IDXQ30 127   0,36   0,29%

AAJI Soroti Sejumlah Tantangan Implementasi Skema CoB


Jumat, 19 September 2025 / 19:17 WIB
AAJI Soroti Sejumlah Tantangan Implementasi Skema CoB
ILUSTRASI. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu saat konferensi pers di Jakarta. KONTAN/BAihaki/1/9/2014


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menilai implementasi Coordination of Benefit (CoB) atau Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ) masih menghadapi sejumlah tantangan teknis di lapangan. 

Direktur Eksekutif AAJI, Togar Pasaribu mengatakan koordinasi antara perusahaan asuransi, BPJS Kesehatan, rumah sakit, serta third party administrator (TPA) belum seragam. 

Baca Juga: OJK Rilis Skema Indikatif CoB: BPJS Kesehatan 75%, Asuransi 175%

“Selain itu, kendala administratif termasuk sistem penagihan, pengumpulan dokumen klaim, dan perbedaan metode pembiayaan antara BPJS dan asuransi swasta juga menjadi tantangan,” terang Togar kepada Kontan, Jumat (19/9/2025).

Togar menambahkan rendahnya literasi masyarakat terkait manfaat dan prosedur CoB juga menjadi tantangan. “Lebih lanjut, infrastruktur digital dan perbedaan sistem antar institusi juga menjadi hambatan teknis dalam implementasi CoB secara menyeluruh,” ujarnya.

Baca Juga: AAJI: Skema CoB Dorong Keberlanjutan Pembiayaan Kesehatan

Kendati demikian, AAJI optimistis skema CoB akan mendorong lebih banyak perusahaan asuransi jiwa untuk bergabung. Dalam jangka menengah, jumlah pemegang polis yang memanfaatkan perlindungan tambahan melalui skema ini diperkirakan meningkat.

“Selain itu, CoB juga memiliki potensi untuk menstabilkan rasio klaim melalui pengendalian biaya layanan dan distribusi risiko yang lebih proporsional,” pungkasnya.

Baca Juga: Skema CoB BPJS Kesehatan Resmi Berjalan, Peserta Kini Bisa Upgrade Layanan Kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×