kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AASI: Tren manfaat wakaf menjadi pendorong bisnis asuransi syariah di masa pandemi


Kamis, 19 Agustus 2021 / 20:42 WIB
ILUSTRASI. Layanan asuransi syariah


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yudho Winarto

Sementara itu, PT Asuransi Allianz Life Indonesia memperkirakan potensi wakaf mencapai Rp 24,8 miliar sampai dengan 30 Juni 2021. Adapun potensi wakaf ini berasal dari 298 peserta yang mewakafkan sebagian dari santunan asuransinya.

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin meresmikan bank wakaf mikro Ponpes Cipasung

Head of Sharia Marketing & Business Support Allianz Life Indonesia Hendra gunawan menjelaskan, potensi wakaf saat ini masih kecil. Tercatat, dari total peserta asuransi syariah, yang mengambil fitur wakaf baru 4%.

"Alasan potensi wakaf masih rendah karena memang edukasi masih belum optimal. Selain itu juga soal ketidaktahuan dari masyarakat terkait wakaf di dalam program asuransi syariah," ujar Hendra.

Di sisi lain, meski potensi wakaf tercatat minim, namun jumlah peserta penerima manfaat santunan mencapai 33.000. Adapun nilai total santunan mencapai Rp 280,9 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×