kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

AAUI: 3 Lini Asuransi Ini Jadi Penyumbang Terbesar Premi Industri Asuransi Umum


Rabu, 04 Desember 2024 / 06:36 WIB
AAUI: 3 Lini Asuransi Ini Jadi Penyumbang Terbesar Premi Industri Asuransi Umum
ILUSTRASI. AAUI mengungkapkan, pendapatan premi industri asuransi umum sebesar Rp 79,69 triliun per kuartal III-2024.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyebut ada 3 lini bisnis asuransi yang menjadi penyumbang terbesar pendapatan premi industri asuransi umum per kuartal III-2024.

Adapun industri berhasil membukukan pendapatan premi sebesar Rp 79,69 triliun per kuartal III-2024.

Wakil Ketua AAUI untuk Bidang Statistik dan Riset AAUI Trinita Situmeang mengatakan, 3 lini bisnis tersebut, yakni asuransi properti, kendaraan, dan kredit.

Secara rinci, Trinita menerangkan lini asuransi properti masih menjadi urutan pertama sebagai penyumbang terbesar pendapatan premi industri asuransi umum dengan nilai premi Rp 23,48 triliun.

"Asuransi properti mengambil porsi 29,3% terhadap total pendapatan premi industri asuransi umum," ujarnya dalam konferensi pers AAUI di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (3/12).

Baca Juga: AAUI: Total Klaim Industri Asuransi Umum Rp 33,38 Triliun per Kuartal III-2024

Trinita menyampaikan asuransi kendaraan menempati urutan kedua sebagai penyumbang terbesar pendapatan premi industri. Dia bilang pendapatan premi industri dari asuransi kendaraan mencapai Rp 14,69 triliun per kuartal III-2024.

Nilai itu memakan porsi 18,6% terhadap total pendapatan premi industri.

Selain itu, Trinita menyebut asuransi kredit menduduki urutan ketiga sebagai penopang pendapatan premi asuransi umum. Adapun pendapatan premi asuransi kredit mencapai Rp 12,26 triliun per kuartal III-2024. Nilai itu memakan porsi 15,6% terhadap total pendapatan premi industri asuransi umum.

Sebagai informasi, pembayaran klaim asuransi industri umum per kuartal III-2024 tercatat mencapai Rp 33,38 triliun. Nilai itu meningkat 18,5%, dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 28,18 triliun.

Adapun penyumbang klaim terbesar berasal dari lini asuransi kredit, yang membukukan nilai klaim mencapai Rp 10,49 triliun. Nilai itu meningkat sebesar 44,2%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×