kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

AC Ventures optimistis tanamkan investasi besar di startup sektor ini


Rabu, 28 Juli 2021 / 23:31 WIB
ILUSTRASI. Teknologi pemesanan menu restoran ESB Kiosk.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

AC Ventures telah melakukan analisis terhadap peluang-peluang tersebut, dan telah berinvestasi kepada empat startup yang dinilai mampu menjembatani masing-masing masalah yang dihadapi UMKM.

Keempat startup tersebut, pertama Ula merupakan startup yang memiliki tujuan memperbaiki rantai pasokan yang terfragmentasi.

Kedua, Bukuwarung merupakan startup memberikan solusi berupa aplikasi buku besar yang dapat memudahkan pelaku UMKM untuk melakukan pencatatan bisnis mereka. Melalui aplikasi BukuWarung, pemilik bisnis UMKM dapat dengan mudah memasukkan informasi transaksi.

Ketiga, start-up ESB yang bekerja dengan ribuan perusahaan food and beverages (F&B) di seluruh Indonesia untuk menyediakan platform pengelolaan pesanan, pembayaran, dan inventaris end-to-end yang lengkap.

Baca Juga: Bibit.id raih pendanaan US$ 65 juta, dipimpin Sequoia Capital India

Terakhir, start-up Majoo yang menyediakan perangkat digital lengkap untuk UMKM yang berdiri sendiri, mulai dari penata rambut, binatu, dan pengecer umum yang menjalankan segalanya mulai dari titik penjualan hingga penggajian.

Majoo menawarkan aplikasi lengkap dengan layanan kasir online yang dilengkapi dengan navigasi berbeda untuk setiap jenis usaha, aplikasi inventori, keuangan, absensi dan karyawan, CRM, hingga analisa bisnis.

“Dengan pasar ritel Indonesia yang menyumbang lebih dari US$ 300 miliar per tahun ke PDB, dan UMKM yang menjadi mayoritas dari ini, ada kumpulan nilai besar yang harus dibuka melalui digitalisasi yang lebih besar dari bisnis ini. Kami yakin, akan ada banyak bisnis yang muncul untuk menangani berbagai rantai nilai dan masalah yang dihadapi oleh UMKM,” ujar Adrian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×