kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

AFPI Sebut Ajakan Gagal Bayar Jadi Penyebab Utama Meningkatnya TWP90 Fintech Lending


Selasa, 08 Juli 2025 / 18:11 WIB
AFPI Sebut Ajakan Gagal Bayar Jadi Penyebab Utama Meningkatnya TWP90 Fintech Lending
ILUSTRASI. Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menurut data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat wanprestasi lebih dari 90 hari (TWP90) pada sektor fintech lending tercatat meningkat menjadi 3,19% per Mei 2025. Angka ini naik dari posisi April 2025 yang sebesar 2,93% dan lebih tinggi dibandingkan Mei 2024 yang berada di level 2,91%.

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Entjik Djafar mengungkapkan bahwa salah satu penyebab naiknya TWP90 ini adalah beredarnya ajakan masyarakat untuk gagal bayar atau galbay yang beredar di media sosial.

Baca Juga: OJK Catat 20 Fintech Lending Memiliki TWP90 di Atas 5% per Februari 2025

“Sebenarnya fenomena ajakan gagal bayar ini bukan hal yang baru. Trennya sudah mulai terlihat sejak dua tahun terakhir. Namun, akhir akhir ini berkembang semakin masif,” ujar Entjik kepada Kontan, Selasa (8/7).

Menanggapi tren kenaikan TWP90 tersebut, AFPI terus mendorong para anggotanya untuk memperketat analisa kelayakan kredit secara konservatif dalam pemberian pinjaman guna menekan risiko gagal bayar.

Baca Juga: AFPI Tegaskan Imbal Hasil Fintech Lending Stabil di 14–16%, TWP90 di Bawah 3%

“Masing-masing penyelenggara perlu melakukan review atas risk control dan risk mitigation tools yang mereka miliki,” tutur Entjik menambahkan.

Sebagai informasi, sebelumnya OJK mencatat outstanding pembiayaan fintech P2P lending mencapai Rp 82,59 triliun per Mei 2025. Nilai itu tercatat tumbuh sebesar 27,93% secara Year on Year (YoY).

Baca Juga: Meski Memburuk, OJK Sebut TWP90 Fintech Lending per April 2025 Masih Terjaga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×