kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

AI Ubah Perbankan: Citi Prediksi Laba US$2 Triliun di 2028


Senin, 27 Oktober 2025 / 11:03 WIB
AI Ubah Perbankan: Citi Prediksi Laba US$2 Triliun di 2028
ILUSTRASI. CEO Citi Indonesia Batara Sianturi menilai peluang monetisasi AI masih besar.


Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan atas data center semakin meningkat di tengah pertumbuhan teknologi digital yang masif. Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki potensi menjadi hub data center di Asia Tenggara.

Pesatnya perkembangan data center ini juga memberi dampak pada industri finansial dan ekonomi. “Adopsi digital yang pesat di Indonesia menjadi katalis bagi peluang pertumbuhan dan inovasi baru di berbagai industri,” papar Batara Sianturi, CEO Citi Indonesia, dalam Citi Data Centre Day 2025, di Jakarta, Senin (27/10).

Perkembangan teknologi juga berpotensi memberi dampak positif bagi industri perbankan. “Laporan terbaru dari Citi menunjukkan kecerdasan buatan akan mengubah masa depan industri keuangan, berpotensi mendorong laba industri perbankan global hingga US$ 2 triliun pada 2028,” tutur Batara.

Citi juga melihat peluang monetisasi AI masih besar. Salah satunya untuk meningkatkan produktivitas. “Kalau produktivitas dan efisiensi meningkat, tentu efeknya akan terasa ke bottom line kinerja keuangan,” imbuh Batara.

Baca Juga: Bos Citi Indonesia Beberkan Penyebab Penyaluran Kreditnya Turun pada Semester I-2025

Seiring perkembangan teknologi dan akal imitasi (AI) ini, Citi Group telah meluncurkan layanan fitur AI. Layanan Citi AI ini telah diterapkan di 80 negara dan yurisdiksi.

September lalu, Citi meluncurkan ini di Israel, Meksiko, Filipina, dan Swiss. Sebelumnya, Citi juga meluncurkan layanan ini di Brasil, Timur Tengah, dan Afrika Selatan. “Mudah-mudahan juga segera launch di Indonesia,” sebut Batara.

Citi Indonesia juga menggelar Citi Data Centre Day 2025, bersama dengan Citi Issuer Services. Forum yang digelar pada Senin (27/10) di The Langham, Jakarta, ini diharapkan bisa mendorong kolaborasi lintas sektor antara pengembang data center, investor, perusahaan di sektor teknologi dan semikonduktor, pakar di bidang akal imitasi (AI), hingga perantara seperti pemodal publik dan swasta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×