kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Akuisisi GE Finance, BNLI ingin bisnis kartu kredit naik 3 kali lipat


Rabu, 08 Desember 2010 / 15:09 WIB
ILUSTRASI. EKSPOR KE IRAN


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) akhirnya berhasil menguasai saham milik PT GE Finance Indonesia. Perusahaan ini merupakan perusahaan penerbit kartu kredit non bank di Indonesia dengan pangsa pasar 6%.

Dari aksi korporasi ini, BNLI berharap ada kenaikan hingga tiga kali lipat disegmen kartu kredit.

"Akuisisi ini menggaris bawahi komitmen dari kedua pemegang saham utama kami yaitu Astra International dan Standard Chartered Bank," ujar Direktur Utama Bank Permata David Fletcher melalui keterbukaan informasi yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI).

BNLI berencana mengintegrasikan portofolio kartu kredit GEFI di bawah manajemennya. Proses ini diperkirakan akan selesai antara 9 bulan hingga 12 bulan. Selama itu GEFI akan terus beroperasi sebagai perusahaan yang berdiri sendiri.

Lewat akuisisi ini, BNLI akan mendapatkan penambahan pangsa pasar kartu kredit dan pembiayaan kendaraan bermotor dari GE Finance, serta mendapatkan tambahan akses ke lebih dari 1 juta nasabah baru di bisnis kartu kredit dan pembiayaan kendaraan bermotor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×