kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Akuisisi Inhealth, Mandiri rogoh Rp 1,75 triliun


Senin, 23 Desember 2013 / 19:07 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi harga emas Antam dan UBS hari ini di Pegadaian, Jumat, 5 Agustus 2022. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bank Mandiri bersama Kimia Farma dan Jasindo mengakuisisi anak perusahaan PT Askes (Persero) yaitu PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth). Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya menggelontorkan dana investasi senilai Rp 1,75 triliun untuk 100% transaksi akuisisi asuransi jiwa Inhealth.

Budi menjelaskan, proses akuisisi akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama, bank pelat merah itu akan memiliki saham sebesar 60% dari kepemilikan saham Inhealth. Sisanya, sebesar 20% kepemilikan saham di Inhealth akan dimiliki oleh PT Askes. Sisanya, masing-masing 10% saham dimiliki oleh Kimia Farma dan Jasindo.

Lebih lanjut Budi mengungkapkan, saat ini pihaknya membayarkan investasi sesuai dengan transaksi sebesar 60%. Ini berarti, Bank Mandiri menggelontorkan dana sebesar Rp 1,05 triliun untuk mengakuisisi asuransi Inhealth.

"Sekarang kami bayarkan sesuaikan transaksi 60%. Tahun berikutnya kami bayarkan sisanya 20%. Harga sudah disetujui sekarang," kata Budi di Jakarta, Senin (23/12).

Bank Mandiri baru akan memiliki sisa saham Inhealth dari tangan PT Askes dalam waktu satu tahun ke depan. Budi bilang, hal ini karena adanya aturan dari pemerintah, bahwa 20% sisa saham yang saat ini dimiliki oleh PT Askes nantinya akan dipindahkan ke Bank Mandiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×