kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Alasan BNI yakin bunga KPR tetap relatif stabil


Minggu, 25 Maret 2018 / 15:16 WIB
ILUSTRASI. Stan Bank Negara Indonesia (BNI)


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) masih melihat pergerakan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) masih akan stabil di tahun 2018. Catatan saja, Bank Indonesia (BI) masih menahan suku bunga acuan BI-7 days reverse repo rate (7DRRR) di level 4,25% pada saat suku bunga acuan The Fed atau Federal Funds Rate (FFR) naik 25 basis poin.

Tambok Parulian Setyawati Simanjuntak, Direktur Retail Banking BNI menjelaskan, pihaknya optimis BI dapat menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat meskipun The Fed menaikkan suku bunga FFR.

“Sehingga diperkirakan suku bunga KPR relatif stabil atau tidak mengalami perubahan signifikan di tahun 2018,” jelas Tambok kepada Kontan.co.id, Jumat (23/3).

Pun, menurut Direktur yang baru di angkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Selasa lalu ini, pihaknya juga akan memantau perkembangan BI7DRRR ke depannya dan akan menyesuaikan dengan itu.

Sekadar informasi, berdasarkan laporan bank, suku bunga dasar kredit KPR BNI ada di level 10,50%, sedangkan untuk non-KPR sebesar 12,50%.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×