Reporter: Dina Farisah | Editor: Hendra Gunawan
JAKARTA. PT Al Ijarah Indonesia Finance (Alif) tengah menjajaki peluang penerbitan surat utang jangka menengah atau medium term motes (MTN) pada semester II-2015. Besarannya berkisar antara Rp 100 miliar hingga Rp 150 miliar.
Presiden Direktur PT Al Ijarah Indonesia Finance, Iman Pribadi mengatakan masih menimbang-nimbang untuk menerbitkan MTN. Sebab, kondisi pasar saat ini dirasa belum kondusif bagi perusahaan untuk berhutang. Meski demikian, pihaknya menilai penerbitan MTN merupakan alternatif yang dapat dimanfaatkan di saat ongkos penerbitan obligasi saat ini cenderung lebih mahal.
"Penerbitan MTN ini tergantung pricing dan cost. Kemungkinan akan dilakukan pada kuartal III atau kuartal IV tahun ini," ujar Iman.
Dikatakan Iman, pihaknya baru menerbitkan satu MTN pada tahun 2013 dengan besaran Rp 50 miliar. Saat ini, MTN merupakan alternatif sumber pendanaan Alif. Sebab, sumber pendanaan Alif yang utama berasal dari join financing dengan Bank Muamalat Tbk. Namun sejauh ini, Bank Muamalat belum akan menambah suntikan dananya pada Alif.
"Kami optimistis tetap tumbuh tanpa tambahan modal. Modalnya sudah cukup," klaim Iman.
Sebagai informasi, saat ini modal Alif sebesar Rp 100 miliar. Adapun total aset yang dimiliki Alif sebesar Rp 970 miliar. Dengan permodalan tersebut, pihaknya belum berencana menambah kantor cabang pemasaran hingga akhir tahun. Untuk diketahui, saat ini Alif memiliki 21 kantor cabang. Ke depannya, Alif berencana mengembangkan branchless agent. Sejauh ini, total agen yang dimiliki Alif sebanyak 3.000 agen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













