kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Anwar Nasution: BI Bersalah Pada Kasus Bank Century


Selasa, 22 Desember 2009 / 08:39 WIB
Anwar Nasution: BI Bersalah Pada Kasus Bank Century


Reporter: Andri Indradie | Editor: Syamsul Azhar

JAKARTA. Mantan Deputi Senior Bank Indonesia (BI) Anwar Nasution menyatakan kasus Bank Century adalah kesalahan BI. "Saya tunjukkan ke BI, Bapepam, dan LPS. Di sini kau salah," katanya Senin (21/12) saat melakukan dengar pendapat dengan Panitia Khusus DPR yang membahas Kemelut penyelamatan Bank Century.

Anwar menjelaskan, BI memiliki kesalahan pada keputusan membantu Bank Century dengan dana talangan. "Bank ini kolaps bukan karena krisis global, tetapi karena kelakuan pemiliknya," tandasnya.

"Apa urusannya sistemik atau bukan. Bank itu sangat tergantung pada pasar uang dan pasar devisa. Bank Century ini sangat kecil peranannya," imbuh Anwar.

Jadi, Anwar menyimpulkan, Bank Century tidak perlu mendapat pertolongan. Contoh peranan Bank Century ini kecil, lanjut Anwar, adalah nilai PUAB (Pasar Uang Antar Bank) itu yang hanya sebesar Rp 300 miliar. "Maksud saya, di mana pengawasan BI ini," tegas Anwar yang menurut Mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdulah juga menangani proses perizinan merger Bank Danpac Pikko dan CIC menjadi Bank Century itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×