kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Asbanda naikkan target LDR BPD jadi 60%-70%


Senin, 02 Januari 2012 / 13:31 WIB
ILUSTRASI. BI catat jumlah uang beredar meningkat pada akhir tahun 2020


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Bank Pembangunan Daerah (BPD) tahun ini akan berupaya keras menjaga rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga (LDR) di kisaran 60%-70%. Proyeksi ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata LDR BPD tahun lalu yang berkisar 50%-60%.

"LDR BPD umumnya tidak terlalu rendah. Di antara BPD juga ada pooling fund (penyatuan pengumpulan dana)," ungkap Ketua Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Winny Erwindia, Senin (2/1).

Ia menuturkan, aktivitas BPD memang terutama menghimpun dana daerah lewat APBD. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan BPD sebagai bank komersial, seperti bank lain BPD juga bisa menghimpun dana dari masyarakat. Oleh karena itu, tahun ini BPD juga akan menggenjot produk dana murah TabunganKu.

Ia menambahkan, di tahun ini BPD-BPD akan lebih meningkatkan pengembangan usaha, sumber daya manusia, sistem IT dan lebih berperan dalam tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

"Kami masih menjalankan program pemerintah kredit usaha rakyat, TabunganKu, serta hal yang terkait dengan proyek besar di sektor infrastruktur," tutur Winny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×