kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Asei Proyeksikan Industri Asuransi Umum Berpotensi Cetak Peningkatan Laba pada 2026


Rabu, 21 Januari 2026 / 19:37 WIB
Asei Proyeksikan Industri Asuransi Umum Berpotensi Cetak Peningkatan Laba pada 2026
ILUSTRASI. Asuransi Asei Indonesia (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Asei Indonesia memproyeksikan industri asuransi umum masih berpotensi mencatatkan peningkatan laba pada 2026. Meskipun demikian, Direktur Utama Asuransi Asei, Dody Dalimunthe menyebut perolehan laba industri sepertinya akan berjalan lebih moderat dan selektif, tidak ekspansif saat fase rebound pada 2025.

"Adapun pertumbuhan laba akan sangat bergantung pada kualitas underwriting, kecukupan tarif, dan manajemen klaim, bukan sekadar pertumbuhan premi," katanya kepada Kontan, Selasa (20/1/2026).

Dody menambahkan pada tahun ini, industri akan memasuki fase konsolidasi dan pendewasaan. Dia menyampaikan perusahaan asuransi dengan tata kelola risiko yang kuat dan disiplin finansial yang baik akan lebih mampu menjaga profitabilitas.

"Dengan demikian, laba industri asuransi umum diperkirakan tetap tumbuh, tetapi cenderung terbatas dan lebih berkualitas. Hal itu sejalan dengan arah kebijakan regulator dan kebutuhan menjaga stabilitas jangka panjang industri," ungkapnya.

Baca Juga: Simak Strategi Asei Optimalkan Kinerja Laba di Tahun 2026

Asal tahu saja, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, laba setelah pajak industri asuransi umum per November 2025 mencapai Rp 16,9 triliun, atau berhasil membalikkan keadaan dari rugi Rp 13,5 triliun per November 2024.

Mengenai kinerja positif laba industri, Dody menilai hal itu dipicu adanya normalisasi dan koreksi struktural di industri asuransi umum.

Senada dengan Asei, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) memperkirakan laba industri asuransi umum akan tetap positif pada 2026, tetapi pertumbuhannya akan lebih moderat dan terbatas, jika dibandingkan lonjakan yang terjadi pada 2025. 

Baca Juga: Strategi Asuransi Asei Dorong Kinerja Laba pada Tahun 2026

Ketua Umum AAUI Budi Herawan menerangkan setelah fase perbaikan signifikan pada underwriting, pengelolaan risiko, dan cadangan teknis, ruang pertumbuhan laba yang bersifat akseleratif relatif menurun.

"Oleh karena itu, kami mengestimasi pertumbuhan laba industri berada di kisaran satu digit, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional," ucapnya kepada Kontan.

Ke depannya, Budi menyampaikan kontribusi hasil investasi diperkirakan tetap menjadi salah satu penopang laba, meskipun industri perlu makin memperkuat kinerja underwriting agar struktur laba lebih berkelanjutan. 

Baca Juga: Tekan Rasio Klaim Asuransi Kredit, Asei Terapkan Sejumlah Strategi Ini

Selanjutnya: Menteri ATR Cabut HGU Lebih Dari 85.000 Hektare di Lahan TNI AU Lampung

Menarik Dibaca: Wyndham Culinary Journey Tawarkan 10 Kuliner Nusantara nan Menggoda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×