kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.919   17,00   0,10%
  • IDX 7.577   -362,70   -4,57%
  • KOMPAS100 1.058   -52,77   -4,75%
  • LQ45 772   -33,15   -4,11%
  • ISSI 268   -15,46   -5,46%
  • IDX30 410   -16,83   -3,94%
  • IDXHIDIV20 502   -16,39   -3,16%
  • IDX80 119   -5,62   -4,51%
  • IDXV30 136   -4,86   -3,45%
  • IDXQ30 132   -4,99   -3,63%

Aset SMI Melesat Jadi Rp 121,3 Triliun di 2025, Ini Pemicunya!


Rabu, 04 Maret 2026 / 13:51 WIB
Aset SMI Melesat Jadi Rp 121,3 Triliun di 2025, Ini Pemicunya!


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI membukukan kinerja positif sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan laporan keuangan unaudited, per Desember 2025 aset SMI menyentuh angka Rp 121,3 triliun dan tumbuh sebesar 3,8% sejak tahun 20202025.

"Dari sisi neraca, aset PT SMI pada Desember 2025 adalah sebesar Rp 121,3 triliun," ujar Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti dalam pemaparan media briefing PT SMI pada Selasa (3/3/2026).

Selain itu, perseroan juga mencatatkan komitmen pembiayaan yang tumbuh sebesar 9.7% pada periode 20202025 atau naik sebesar Rp 168,7 triliun per Desember 2025.

Baca Juga: Lebaran, bank bjb Optimalkan Layanan Kantor & Digital Banking di Seluruh Wilayah

Adapun outstanding pembiayaan SMI tembus Rp 94,4 triliun. Dari jumlah tersebut, pembiayaan korporasi mendominasi sebesar 84% dengan nilai Rp 78,8 triliun, sedangkan porsi pembiayaan publik adalah 16% dengan nilai Rp 15,5 triliun.

Sebagai rincian, pembiayaan korporasi disalurkan melalui berbagai instrumen seperti kredit investasi 66,7%, pembiayaan syariah 17,7%, subordinasi 9,07%, penyertaan saham 4,8%, dan modal kerja 1,8%.

Pembiayaan tersebut kemudian dialirkan untuk proyek infrastruktur strategis, seperti jalan tol, ketenagalistrikan, transportasi, telekomunikasi, dan sektor lainnya.

Sementara itu, pembiayaan publik sebagian besar berasal dari dukungan terhadap Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang mencangkup porsi sebesar 98%. Kemudian 2% lainnya adalah pembiayaan reguler dengan sektor pembiayaannya adalah jalan dan jembatan dan rumah sakit.

Kinerja positif juga terlihat pada capaian laba bersih sebesar Rp 2,8 triliun dan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 4,03 tirliun per Desember 2025.

Baca Juga: KB Bank Selektif Salurkan Kredit ke Sektor Batubara

Ke depannya, SMI akan melanjutkan transformasi untuk menjadi institusi yang holistik.

Perseroan berkomitmen melakukan ekspansi sekaligus terus meningkatkan proses dan tata kelola dengan harapan dapat memperluas eksposur di bidang pembiayaan publik.

"Kami akan terus meningkatkan proses dan tata kelola pembiayaan publik dengan harapan dapat memperluas eksposur di bidang pembiayaan publik," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×