kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Askrindo akan perbesar porsi investasi di SBN


Rabu, 13 April 2016 / 18:37 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. PT Asuransi Kredit Indonesia alias Askrindo berfokus untuk menambah porsi investasi pada surat berharga negara (SBN). Tujuannya untuk memenuhi aturan regulator soal kewajiban penempatan dana di obligasi pemerintah.

Antonius Chandra, Direktur Utama Askrindo bilang sampai tahun 2015 berakhir instrumen deposito masih jadi tempat terbesar dalam investasi Askrindo. Lebih dari 70% dana investasi disimpan di keranjang tersebut.

Sementara hampir 20% dana investasi dipakai untuk penyertaan saham di tiga anak usaha perseroan.

Lalu sisanya berada di instrumen surat berharga. "Semuanya berupa SBN karena kami memang tidak membeli obligasi korporasi," kata Antonius, Rabu (13/4).

Ia mengakui, porsi investasi di SBN memang harus ditambah lagi. Dalam POJK nomor 1 tahun 2016, asuransi umum memang diberi waktu dua tahun untuk setidaknya memiliki porsi investasi SBN sebanyak 20%. Namun ia menargetkan perusahaannya sudah bisa memenuhi aturan tersebut di tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×