kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AstraPay Siap Terapkan QRIS Cross Border, Bidik 16,5 Juta Pengguna Sepanjang 2025


Selasa, 01 Juli 2025 / 20:43 WIB
Diperbarui Selasa, 01 Juli 2025 / 21:03 WIB
AstraPay Siap Terapkan QRIS Cross Border, Bidik 16,5 Juta Pengguna Sepanjang 2025
CEO PT Astra Digital Arta (AstraPay) Rina Apriana


Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Astra Digital Arta (AstraPay) menyatakan kesiapannya mendukung kebijakan Bank Indonesia terkait pengembangan layanan QRIS Cross Border, meskipun implementasi fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan di platform mereka.

CEO AstraPay Rina Apriana menyampaikan bahwa fitur ini sudah menjadi bagian dari rencana strategis perusahaan.

Baca Juga: Promo Payday Kopi Kenangan dengan Bank, Bayar Pakai QRIS AstraPay Cashback 80%

“QRIS Cross Border saat ini masih dalam tahap pengembangan. Kami memang belum menerapkannya, tetapi sudah masuk dalam pipeline,” ujar Rina di sela acara Dialog Inspiratif AstraPay untuk mendorong inklusi keuangan generasi muda, Selasa (1/7).

AstraPay menargetkan pertumbuhan jumlah pengguna menjadi 16,5 juta pada akhir 2025, naik dari posisi saat ini sebesar 16,2 juta.

Strategi ekspansi difokuskan pada optimalisasi ekosistem Astra Group dan perluasan kemitraan di sektor transportasi dan layanan keuangan.

“Kolaborasi kami dengan MRT Jakarta, Transjakarta, Transbatam, serta jaringan transportasi di Semarang dan Jawa Timur cukup efektif untuk menjangkau pengguna baru,” jelas Rina.

Baca Juga: Bidik Pertumbuhan Transaksi Hingga 35% di 2025, Ini Strategi AstraPay

Saat ini, sektor transportasi menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan transaksi, dengan tambahan rata-rata 100.000 pengguna baru per bulan.

AstraPay juga memperkuat posisinya melalui kerja sama dengan perusahaan multifinance untuk pembayaran cicilan kendaraan, serta jaringan bengkel, baik di dalam maupun di luar ekosistem Astra.

Terkait implementasi QRIS Cross Border, Rina menilai edukasi masyarakat menjadi tantangan utama.

“Tantangan bukan hanya soal teknis, tetapi bagaimana mengedukasi masyarakat bahwa fitur QRIS ini bisa dipakai di luar negeri,” imbuhnya.

Selain itu, AstraPay juga tengah bersiap mengadopsi pengembangan layanan QRIS lainnya seperti QRIS MPM, CPM, TEP, dan Tuntas, sejalan dengan langkah Bank Indonesia untuk memperluas ekosistem pembayaran digital nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×