kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bagi BCA, LTV jadi stimulus tambahan


Minggu, 28 Juni 2015 / 15:01 WIB


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bank Central Asia (BCA) bersyukur dengan realisasi pelonggaran loan to value (LTV). Pasalnya, langkah Bank Indonesia (BI) tersebut tak hanya jadi stimulus tambahan bagi KPR, tapi juga KKB BCA yang menerapkan suku bunga rendah.

Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA berpendapat, saat ini banyak masyarakat yang sudah sensitif suku bunga. Oleh karena itu, lanjut Jahja, BCA mulai melakukan penurunan suku bunga, khususnya bagi KPR dan KKB.

"Sebenarnya, permintaan kredit lebih banyak dipengaruhi suku bunga. Tapi, LTV bisa jadi stimulus tambahan," ujar Jahja, Jumat (26/6).

Selain penerapan suku bunga rendah, BCA juga memberi program promo KKB berhadiah mobil. Menurut Jahja, langkah itu tak lepas dari keinginan BCA menumbuhkan KKB.

Meski begitu, Jahja ogah mematok target tinggi bagi KKB. "Secara umum kami targetkan kredit 11%-12%. Tidak ada target khusus bagi kredit tertentu," imbuh dia.

Meski begitu, Jahja berharap, BCA bisa menyalurkan KKB lebih dari nilai cicilan nasabah per bulan yang nilainya Rp 1,8 triliun. Cicilan KKB jauh lebih besar ketimbang cicilan KPR yang bernilai Rp 1,2 triliun per bulan.

Hingga Maret lalu, KKB BCA tumbuh 6,9% menjadi Rp 28,7 triliun. Dan sejak awal tahun, BCA mulai menerapkan bunga promo 3,99% bagi KKB dengan rata-rata jatuh tempo selama 5 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×