kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bank Banten (BEKS) Catat Pertumbuhan Aset 11,03% pada 2024


Jumat, 04 April 2025 / 12:19 WIB
Bank Banten (BEKS) Catat Pertumbuhan Aset 11,03% pada 2024
ILUSTRASI. PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk (BEKS) mencatat total aset senilai Rp 7,55 triliun sepanjang tahun 2024. KONTAN/Muradi/2017/05/31


Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk (BEKS) mencatat total aset senilai Rp 7,55 triliun sepanjang tahun 2024.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI Kamis (27/3), total aset tersebut naik 11,03% secara tahunan alias year on year dibanding tahun sebelumnya yang senilai Rp 6,80 triliun.

Hal ini didukung dengan kepemilikan surat berharga yang naik signifikan, yakni 75,58% yoy. 

Baca Juga: Bank Banten dan Bank Jatim Bentuk KUB, Restu Pemegang Saham dan Perombakan Komisaris

Ini juga tak terlepas dengan kenaikan total penyaluran kredit sebesar 4% dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp 3,85 triliun.

Selain itu, Bank Banten juga membukukan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang semula Rp 3,73 triliun pada 2023 menjadi Rp 4,85 triliun pada 2024.

Namun bila melihat pendapatan bunga bersihnya, ada sedikit penurunan 3,57% dibanding tahun 2023, yakni menjadi hanya Rp 189 miliar.

Pencapaian ini menjadi kinerja yang cukup baik bagi bank yang sejak beroperasi pada 2016 terus mengalami kerugian ini. 

Bagaimana tidak, sejak beroperasi pada tahun 2016 aset BEKS terus melorot, khususnya pada era pandemi Covid-19 yang angka minusnya mencapai Rp 308 miliar.

Baca Juga: Bank Banten Ungkap Strategi Perbaikan Kredit Macet

Asetnya baru pulih terhitung mulai tahun 2023 yang naik Rp 26,59 miliar dan terus naik pada tahun 2024 menjadi Rp 39,33 miliar.

Namun, rasio non performing loan (NPL) gross Bank Banten tercatat masih tinggi, yakni 7,53% meskipun nilainya turun dibanding tahun 2023 yakni 9,36%.

Nilai sahamnya juga terus terkoreksi sejak awal tahun. Tercatat, saham BEKS telah terjun 23,33% (year to date) menjadi hanya Rp 23 per saham.

Selanjutnya: 6 Wisata Kuliner di Jambi yang Enak dan Wajib Dicoba Saat Libur Lebaran 2025

Menarik Dibaca: Prakiraan Cuaca Besok (5/4) di Jawa Tengah, Antisipasi Hujan dari Pagi Hari

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×