kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.921   51,00   0,29%
  • IDX 5.698   -122,57   -2,11%
  • KOMPAS100 735   -16,76   -2,23%
  • LQ45 560   -12,92   -2,26%
  • ISSI 198   -3,57   -1,78%
  • IDX30 318   -7,12   -2,19%
  • IDXHIDIV20 392   -8,65   -2,16%
  • IDX80 84   -1,95   -2,28%
  • IDXV30 107   -1,62   -1,49%
  • IDXQ30 103   -2,18   -2,08%

Bank besar dominasi kenaikan kredit menganggur


Minggu, 20 November 2016 / 09:34 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan yang belum ditarik (undisbursment loan) secara industri naik 2,38% year on year (yoy) menjadi Rp 1.277 triliun per kuartal III 2016. Kenaikan ini melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 14,9% yoy.

Berdasarkan data statistik perbankan Indonesia (SPI) September 2016 yang diterbitkan OJK, tercatat bank umum kelompok usaha (BUKU) IV dan III masih mendominasi undisbursment loan, yaitu sebesar 92,35% dari total kredit.

Bank yang masuk BUKU IV dan III juga mencatatkan kenaikan kredit menganggur cukup besar. Sampai kuartal III 2016 tercatat kenaikan kredit menganggur pada BUKU IV sebesar 11,7% yoy menjadi Rp 427,8 triliun. Sementara, kredit menganggur pada BUKU III meningkat sebesar 8,46% yoy menjadi Rp 742,02 triliun.

Kenaikan kredit menganggur ini sejalan dengan pertumbuhan kredit yang masih rendah. Berdasarkan data OJK, pertumbuhan kredit sampai kuartal ketiga tahun ini tercatat hanya 6,47% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×