kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.003   -14,00   -0,08%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Bank BUMN Bantah Kenaikan Bunga Kredit


Jumat, 06 Agustus 2010 / 11:59 WIB
Bank BUMN Bantah Kenaikan Bunga Kredit


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Bankir bank-bank pelat merah mengaku heran dengan laporan Bank Indonesia yang mencatat adanya kenaikan bunga kredit di kelompok bank-bank persero sebesar 66 basis poin selama Juli 2010 kemarin.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi menuturkan, di Mandiri tidak ada kenaikan bunga kredit. "Nett interest margin kami di kuartal dua kemarin saja turun kan, termasuk yang cukup rendah dibandingkan bank-bank lain yaitu di kisaran 5,2%. Jadi, tidak ada alasan kalau dibilang naik bunga kreditnya itu," katanya di Jakarta, Jumat (6/8).

Dia mengaku belum membaca laporan BI tersebut. Namun, Riswinandi menilai itu agak mustahil. "Kenaikan 66 bps itu lumayan (besar), saya belum baca laporan BI. Bank mana saja yang disebut?" tanyanya. Di Mandiri sekarang, base lending rate alias suku bunga kredit dasar sebesar 8,6%. "Itu belum termasuk overhead cost dan sebagainya," katanya.

Direktur Korporasi BNI Krishna Soeprapto juga tidak mengerti mengapa bisa ada catatan seperti itu. "Di tempat kami, rata-rata bunga kredit sudah 11%," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×