kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.920   50,00   0,28%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Bank BUMN diimbau beli saham BPD


Selasa, 26 Agustus 2014 / 21:43 WIB
ILUSTRASI. Rudal meluncur dari kapal selam Korea Utara pada hari Minggu (12/3/2023). (KCNA/via Reuters)


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank-bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), diimbau untuk membeli saham bank milik pemerintah daerah (pemda). Ini ditujukan agar dana yang ada di daerah dapat dioptimalkan.

Hal itu diutarakan oleh Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk, Gatot M. Suwondho.

Menurut Gatot, terkadang BPD memiliki banyak uang namun pengetahuan dalam menjalankan roda bisnis bank masih minim. Oleh karena itu, dana yang ada di brankas bank tidak terlalu bermanfaat bagi keuntungan bisnis.

Selama ini, kata dia, BNI kerap menggandeng BPD jika berkaitan dengan pembiayaan atau sindikasi. "BPD kadang-kadang banyak uang, tapi expertise-nya tidak ada. Larinya ke konsumer, PNS, pensiunan. Makanya kami ajak sindikasi. Mereka tidak punya infrastruktur," ujar Gatot dalam Seminar Konsolidasi Perbankan Menghadapi MEA 2020 di Jakarta, Selasa (26/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×