kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Bank Central Asia (BBCA) Perkirakan NIM akan Tumbuh ke Depan, Ini Pendorongnya


Selasa, 20 September 2022 / 11:41 WIB
ILUSTRASI. Layanan perbankan digital BCA. Bank BCA Perkirakan NIM Akan Tumbuh ke Depan, Ini Pendorongnya


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

Vera bilang, FBI meningkat termasuk dari transaksi kartu kredit yang meningkat terutama setelah pemerintah melonggarkan aturan travelling baik secara domestik maupun internasional.

"Posisi bulan Mei dan Juni, transaksi kartu kredit sudah kembali ke level pre-pandemic, jauh lebih baik dibandingkan 9 bulan yang lalu," ungkapnya.

Baca Juga: BCA Belum Menaikkan Bunga Kredit

Dia menambahkan, NIM dan fee based income akan bertumbuh sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, dan akan tercermin pada laba per saham atau eraning per share (EPS) di BCA. 

Menurut Vera, bank merupakan proxy daripada ekonomi. Oleh karena itu, BCA berharap ekonomi ke depan bisa tumbuh semakin baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

"Hal itu tentunya akan berdampak positif pada profitabilitas bank," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×