CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.641   14,00   0,08%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Bank Indonesia akan sulit tahan suku bunga acuan sampai 2019


Kamis, 22 Maret 2018 / 19:06 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari ini, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan bunga acuang di angka 4,25%. Keputusan BI ini mempertimbangkan stabilitas makroekonomi, sistem keuangan dan pemulihan ekonomi domestik.

Menanggapi hal ini, Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP bilang dengan proyeksi kenaikan suku bunga The Fed sebanyak lima kali sampai 2019 akan susah bagi BI menahan suku bunga acuannya dalam jangka panjang.

"Dengan proyeksi adanya kenaikan suku bunga The Fed hingga lima kali sampai 2019 akan sulit bagi BI untuk sama sekali tidak menaikkan suku bunga acuannya," kata Parwati kepada Kontan.co.id, Kamis (22/3).

Naik turunnya suku bunga acuan kedepan akan sangat dipengaruhi oleh inflasi dalam negeri. Untuk suku bunga kredit, menurut Parwati selain biaya dana juga sangat dipengaruhi oleh kompetisi dan tingkat risiko kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×