kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Bank Mandiri bidik penjualan SBR005 Rp 1 triliun


Jumat, 04 Januari 2019 / 18:25 WIB
ILUSTRASI. Saving Bonds Ritel


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri (persero) Tbk (BMRI) memasang target tinggi untuk dalam menjual Saving Bond Ritel seri 005 (SBR005). Catatan baik penawaran untuk seri sebelumnya, yaitu SBR004 jadi alasan.

"Sebenarnya pemerintah tidak menetapkan target penjualan tertentu, namun kami merencanakan untuk bisa menjual Rp 1 triliun selama masa penawaran," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas kepada Kontan.co.id, Jumat (4/1).

SBR005 baru akan dirilis pada 10 Januari 2019 hingga 24 Januari 2019. Seperti seri sebelum, syarat dan ketentuan pemesanan SBR005 juga serupa. Misalnya pemerintah mematok pemesanan minimum senilai Rp 1 juta, dan maksimum senilai Rp 3 miliar.

Soal kupon, SBR005 memiliki bunga floating (mengambang) dengan nilai minimum. Sedangkan penentuan tingkat kupon kelak akan dilaksanakan per tiga bulan.

"Kalau dari informasi yang kami dapat, strukturnya tidak berubah dibandingkan seri sebelumnya. Dimana tenornya dua tahun, dengan early redemption maksimal 50%," lanjut Rohan.

Berdasarkan catatan Kontan.co.id, untuk seri sebelumnya, yaitu SBR004 dari target penawaran sebesar Rp 500 miliar, realisasinya mencapai Rp 1,66 triliun. Sedangkan secara total SBR004 dalam masa penawarannya mampu terjual hingga Rp 7,32 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×