kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.024   -25,00   -0,15%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Bank Mandiri siap menyerbu pasar Malaysia


Kamis, 06 Agustus 2015 / 11:10 WIB
Bank Mandiri siap menyerbu pasar Malaysia


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Bank Mandiri pantang menyerah dalam mewujudkan ambisi ekspansi di kancah perbankan global. Bank berlogo pita emas ini bersiap menyerbu pasar perbankan Malaysia. Tak tanggung-tanggung, Bank Mandiri berhasrat membuka delapan kantor cabang di Negeri Jiran itu.

Demi memuluskan rencana ini, Bank Mandiri menyiapkan modal dan memenuhi persyaratan yang diajukan regulator perbankan setempat, Bank Negara Malaysia (BNM). "Salah satu syaratnya: kantor kami di Malaysia harus berbentuk anak usaha (subsidiaries)," terang Hery Gunardi, Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Rabu (5/8).

Agar bisa mendapatkan status subsidiaries di Malaysia, pihak BNM mewajibkan Bank Mandiri menyetor modal RM 300 juta atau setara Rp 1,04 triliun (RM = Rp 3.482). Hery bilang, pihaknya dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan melobi kembali persyaratan  modal jumbo tersebut. Keinginan Bank Mandiri, modal itu bisa dicicil dalam jangka waktu tertentu.

Alasannya, ekspansi dengan modal jumbo itu bakal menggerus modal Bank Mandiri. "Nanti setiap ekspansi modal akan berkurang, jadi kami pun harus tambah modal terus," imbuh Hery. Harapan Bank Mandiri ekspansi ke Malaysia mendapat angin segar tatkala OJK dan BNM dijadwalkan bakal meneken perjanjian bilateral pada September atau Oktober mendatang.

Salah satu poin penting yang bakal diteken adalah ketentuan bank berskala ASEAN atau Qualified ASEAN Bank (QAB). Bank Mandiri berharap bisa ditunjuk dan memenuhi persyaratan sebagai QAB. Sehingga, BNM memperlakuan Bank Mandiri sama persis seperti memperlakukan bank lokal Malaysia.

Sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Bank Mandiri bilang, pihaknya terus berkoordinasi dengan OJK terkait rencana ekspansi. Ia yakin, OJK bisa memaksa BNM untuk memperlonggar persyaratan modal dengan tenor cicilan hingga lima tahun. “Kami siapkan RM 60 juta,” ucap Budi. Saat ini, Bank Mandiri sudah menyerahkan data dan dokumen persyaratan administrasi kepada BNM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×