Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menjadi penyalur terbesar Kredit Program Perumahan (KPP) sepanjang 2026. Hingga awal tahun ini, porsi pembiayaan BRI mencapai 49% dari total nasional.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat realisasi penyaluran KPP nasional sebesar Rp 3.547 triliun. Dari jumlah tersebut, kontribusi BRI mencapai Rp 1.774 triliun. Data ini disampaikan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan PKP, Sri Haryati, usai pertemuan dengan manajemen BRI dan jajaran kementerian terkait, Senin (9/2).
Besarnya porsi BRI menegaskan dominasi bank pelat merah ini dalam pembiayaan perumahan bersubsidi, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ke depan, BRI menargetkan penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp 8 triliun sepanjang 2026.
Baca Juga: KPR Subsidi BRI Tumbuh, 97% Lewat FLPP
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, target tersebut ditopang oleh basis nasabah ritel yang luas serta jaringan kantor yang tersebar hingga daerah. Fokus utama tetap pada penyaluran KPR subsidi agar lebih merata secara geografis.
Dari sisi realisasi unit, Menteri PKP Maruarar Sirait mencatat tren kenaikan pembiayaan rumah subsidi oleh BRI dalam tiga tahun terakhir. Pada 2024, BRI membiayai sekitar 16.000 unit rumah subsidi. Jumlah itu meningkat menjadi 32.000 unit pada 2025. Untuk 2026, BRI menargetkan pembiayaan hingga 60.000 unit.
Pemerintah berharap peningkatan penyaluran KPP dapat mempercepat capaian Program 3 Juta Rumah. Namun, besarnya dominasi satu bank juga menyoroti tantangan pemerataan peran lembaga keuangan lain dalam pembiayaan perumahan nasional.
Baca Juga: BRI Insurance Seimbangkan Kinerja Bisnis dengan Tata Kelola
Selanjutnya: Cuaca Bandung Hari Ini: Jangan Sampai Hujan Ganggu Aktivitas Anda!
Menarik Dibaca: Promo Anniversary ke-67 Bakmi GM x BCA, Ini Cara Dapat Pangsit Chili Oil Murah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













