kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Bank of India Indonesia (BSWD) Kaji Pemenuhan Free Float 15%


Selasa, 27 Oktober 2026 / 19:02 WIB
Bank of India Indonesia (BSWD) Kaji Pemenuhan Free Float 15%
ILUSTRASI. PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) (Dok/BOII)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) tengah mengkaji sejumlah opsi untuk memenuhi ketentuan batas minimum saham beredar di publik (free float) sebesar 15%.

Perseroan menargetkan kajian tersebut rampung sebelum tenggat pemenuhan ketentuan pada 31 Maret 2027.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 Oktober 2026, manajemen BSWD menyatakan akan melibatkan pihak eksternal dan independen untuk melakukan kajian komprehensif.

Kajian ini mencakup upaya meningkatkan jumlah pemegang saham publik, memperbaiki likuiditas saham, serta mempertimbangkan kepentingan pemegang saham minoritas.

Baca Juga: Bank of India Indonesia (BSWD) Kaji Strategi Penuhi Free Float 15%

Hingga tanggal penyampaian tanggapan kepada BEI, perseroan belum menetapkan pihak eksternal dan independen yang akan dilibatkan.

Setelah kajian selesai, BSWD akan menyampaikan laporan terperinci mengenai rencana tindak lanjut kepada BEI sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam tanggapan yang sama, manajemen BSWD juga menjelaskan pergerakan harga saham perseroan.

Manajemen menyatakan tidak dapat memberikan penjelasan spesifik mengenai penyebab pergerakan harga saham karena dipengaruhi permintaan dan penawaran di bursa serta faktor eksternal di luar kendali perusahaan.

BSWD juga menyatakan tidak terdapat informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan kepada publik hingga tanggal surat tanggapan yang dinilai dapat memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan.

Dari sisi kinerja keuangan, BSWD membukukan laba bersih Rp 70,92 miliar per 31 Agustus 2026, naik 29,88% dibandingkan Rp 54,60 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: BEI Ungkap 99,95% Saham Bank of India Indonesia Terkonsentrasi

Laba operasional juga meningkat 15,52% menjadi Rp 80,74 miliar dari Rp 69,89 miliar pada Agustus 2025. Namun, pendapatan bunga bersih turun 3,38% menjadi Rp 166,86 miliar dari Rp 172,70 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pada sisi intermediasi, kredit yang diberikan BSWD mencapai Rp 4,76 triliun per akhir Agustus 2026, meningkat 5,27% dibandingkan posisi akhir Juni 2026 sebesar Rp 4,52 triliun.

Sebaliknya, simpanan nasabah turun 10,58% menjadi Rp 3,30 triliun dari Rp 3,69 triliun pada akhir Juni 2026.

Manajemen menjelaskan, penurunan penerimaan kembali kredit yang telah dihapusbukukan antara lain disebabkan terbatasnya jumlah debitur yang melakukan pembayaran kembali pada Agustus 2026.

Baca Juga: Bank of India Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 54,6 Miliar hingga Juni 2026

Selain itu, penurunan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) aset keuangan dipengaruhi tidak adanya tambahan CKPN atas aset yang diambil alih (AYDA) pada 2026, berbeda dengan 2025.

Adapun terkait rencana aksi korporasi dalam 12 bulan ke depan, BSWD menyatakan belum menetapkan rencana yang akan dilaksanakan hingga tanggal surat tanggapan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×