kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.883   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Bank Panin targetkan pertumbuhan kredit 25%


Senin, 07 Maret 2011 / 17:36 WIB
ILUSTRASI. CEO Uber Technologies Inc Dara Khosrowshahi. REUTERS/Andrew Kelly TPX IMAGES OF THE DAY


Reporter: Nina Dwiantika, Wahyu Satriani |

JAKARTA. PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) menargetkan pertumbuhan kredit tahun ini 25% atau sesuai dengan target Bank Indonesia (BI). Artinya, kredit tersebut sama dengan pertumbuhan tahun lalu.

Rinciannya, kredit ritel sebesar 67%, usaha kecil menengah (UKM) 37% dan sisanya korporasi. Selama 2010, kredit yang salurkan oleh bank yang memiliki kode saham PNBN ini mencapai Rp 56 triliun.

Ken Ng, Direktur Retail Banking Panin Bank mengatakan rata-rata bunga yang diberikan masih kompetitif untuk para debitur, kredit ritel diberikan bunga 10,5%-11%. Sedangkan bunga kredit sektor UKM sebesar 11%.

"Suku bunga Panin sudah kompetitif atau bersaing dengan bank lain, memang bunga kredit perbankan Indonesia lebih tinggi ketimbang negara-negara di ASEAN, namun jangan membandingkan ekonomi di Indonesia dengan negara lain," kata Ken Ng, Senin (7/3).

Wajar saja Panin masih agresif menyalurkan kredit, sebab non performing loan (NPL) yang tercatat tahun lalu hanya 2,2% gross sedangkan NPL net 1,1%.

Ken Ng menambahkan, pertumbuhan kredit menjadi salah satu cara mendorong posisi loan to deposito ratio (LDR) yang saat ini masih di 74%. Ia mengatakan tahun ini akan menargetkan LDR 80%, dengan terus fokus mendongkrak penyaluran kredit komersial dan ritel. "Kami targetkan semester dua, bisa capai 78%," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×