kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Bank pelat merah tingkatkan belanja modal TI tahun ini, buat apa?


Selasa, 21 Januari 2020 / 18:30 WIB
ILUSTRASI. Bank pelat merah tingkatkan belanja modal TI tahun ini. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/11/2019.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Handoyo

Tahun ini, Dadang menjelaskan pihaknya akan melakukan digitalisasi dari sisi pembiayaan khususnya bagi sektor riil pelaku UMKM. "Cara ini untuk mensukseskan program pemerintah seperti kredit usaha rakyat (KUR) yang akan kami lakukan dalam bentuk digital loan," tegasnya.

Sebelumnya BNI menyebut tahun 2020 capex TI bakal naik 13% dari anggaran 2019 yang mencapai Rp 1 triliun. Memakai asumsi tersebut, artinya BNI bakal menganggarkan belanja modal TI sekitar Rp 1,13 triliun.

Baca Juga: Market cap BBRI tumbuh paling pesat periode 10-17 Januari 2020

Tak ketinggalan, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) juga punya rencana serupa. Direktur TI dan Operasional BTN Andi Nirwoto menuturkan pihaknya akan memperluas channel perbankan elektronik khususnya mobile banking. Namun di samping itu, perseroan lebih mengincar segmen nasabah milenial. "Kami tetap akan fokus pada ekosistem kami yaitu perumahan," jelasnya.

Adapun, BTN sebelumnya menjelaskan total anggaran TI tahun ini mencapai Rp 500 miliar. Meningkat dibandingkan tahun 2019 yang sebesar Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×