kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Ambil Langkah Hukum Terkait Isu Uang Hilang yang Viral


Selasa, 07 Mei 2024 / 13:08 WIB
Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Ambil Langkah Hukum Terkait Isu Uang Hilang yang Viral
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI), Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (26/2/2024). Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Ambil Langkah Hukum Terkait Isu Uang Hilang yang Viral


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memutuskan sikap tegas dengan mengambil jalur hukum terkait beredarnya video dan konten-konten yang menyebutkan uang nasabah hilang. Dalam hal ini, BRI memastikan isu tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan sikap BRI untuk mengambil jalur hukum karena dalam konten-konten tersebut terdapat ajakan menarik uang dan menimbulkan keresahan. 

“BRI pun mengambil tindakan tegas dan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak terkait, karena konten berisi informasi yang menyesatkan, merusak citra BRI dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujar Hendy, Selasa (7/5).

Baca Juga: Ada Ragam Manfaat Dari Asuransi AURORA BRI

Hendy menambahkan kejadian uang hilang yang diviralkan merupakan kejadian-kejadian lama dengan informasi yang tidak lengkap.

Ambil contoh, video yang diunggah akun Instagram kr1t1k_p3d45 pada platform X merupakan kejadian lama di 12 Juni 2023, di mana ketiga nasabah tersebut merupakan korban tindak kejahatan penipuan online atau social engineering

“Jadi tidak benar apabila dinarasikan menabung di bank tidak aman, karena dalam kejadian tersebut nasabah menjadi korban pelaku kejahatan social engineering atau kejahatan penipuan perbankan,” imbuh Hendy.

Sementara informasi yang diviralkan kembali di sosial media tiktok @rakyatdotnews terkait kasus investasi bodong Rp 400 juta oleh nasabah bernama Sigit Presetya di BRI Makassar merupakan kejadian pada 29 Agustus 2018.

Baca Juga: Bayar Parkir Lebih Praktis, Tinggal Scan QRIS Pakai BRImo dari BRI

Ia juga melihat konten yang berisi tentang narasi menabung di bank tidak aman serta ajakan untuk menarik semua uang di BRI ini memiliki kemiripan. Di mana, konten tersebut diposting oleh akun-akun tidak kredibel.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×