kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Ini Penopang Laba Bank Syariah Indonesia (BSI) Melesat 47,6% Kuartal I


Jumat, 21 April 2023 / 08:03 WIB
Ini Penopang Laba Bank Syariah Indonesia (BSI) Melesat 47,6% Kuartal I
ILUSTRASI.  ANTARA FOTO


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menorehkan kinerja positif sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Bank berkode saham BRIS ini membukukan laba bersih Rp 1,45 triliun pada kuartal I-2023, tumbuh 47,6% dari periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Pertumbuhan laba bersih anak usaha Bank Mandiri ini sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan sebesar 14,4% yoy dari Rp 4,4 triliun pada kuartal I 2022 menjadi Rp 5,04 triliun. 

Mengutip materi paparan kinerja Bank Mandiri, Jumat (21/4), pertumbuhan pendapatan tak lepas dari ekspansi pembiayaan yang terus meningkat. Pembiayaan BSI tercatat meningkat 20,2% yoy menjadi Rp 213,2 triliun per akhir Maret 2023.

Pertumbuhan pembiayaan disertai dengan perbaikan kualitas aset. Rasio pembiayaan bermasalah atau non performing finance (NPF) tercatat menurun dari 2,9% pada Maret 2022 menjadi 2,4% pada Maret 2023. 

Hingga Maret 2023, BSI telah melakukan pencadangan sebesar 188,4% untuk mengantisipasi resiko NPF. Coverage ratio tersebut meningkat dari Maret 2022 yang hanya mencapai 150,1%.

Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat tumbuh 12,9% YoY menjadi Rp 269,2 triliun. Adapun biaya dana atau cost of fund (CoF) bank syariah terbesar di Tanah Air ini mulai meningkat dari posisi 1,6% pada triwulan I tahun lalu menajid 2% pada kuartal I tahun ini.

Pertumbuhan laba bersih BSI juga tak lepas dari peningkataan pendapatan berbasis biaya dan komisi atau fee based income (FBI) yang tumbuh 22,6% menjadi Rp 1,01 triliun. 

FBI berasal dari pendapatan transaksi e-channel sebesar Rp 235,7 miliar atau tumbuh 12,3% secara yoy, pendapatan gadai Rp 176,1 miliar atau meningkat 17,2% yoy, dan pendapatan collection Rp 268,7 miliar atau tumbuh 39,7% yoy.

Lalu pendapatan operasioanl mencapai Rp 60,2 miliar, turun 17,5% secara yoy. Pendapatan treasury Rp 77,8 miliar atau meningkat 74% yoy dan FBI lain-lain sebesar Rp1 95,1 miliar atau naik 24,4% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×