kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.075   36,77   0,61%
  • KOMPAS100 793   4,42   0,56%
  • LQ45 601   -0,89   -0,15%
  • ISSI 210   3,13   1,51%
  • IDX30 340   -0,74   -0,22%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,26%
  • IDX80 90   0,38   0,43%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

BI minta lembaga keuangan waspadai risiko keamanan siber


Rabu, 04 April 2018 / 16:34 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi hacker atau kejahatan internet


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) meminta lembaga keuangan untuk mewaspadai risko siber dalam transaksi keuangan. Risiko ini muncul seiring semakin tingginya transaksi melalui digital banking.

Sugeng, Deputi Gubernur BI Bidang Sistem Pembayaran bilang seiring penggunaan internet yang semakin masif, bank diharapkan juga meningkatkan kewaspadaan.

"Bank diharapkan meningkatkan keamanan sibernya," kata Sugeng dalam acara Seminar Tren Ekonomi Digital, Rabu (4/4). Beberapa waktu lalu, tantangan risiko siber di industri perbankan terjadi misalnya pada kasus ransomware.

Selain meminta industri keuangan meningkatkan mitigasi risiko, BI juga meminta industri keuangan bisa lebih siap dalam menghadapi distrupsi digital. Oleh karena itu bank diharapkan bisa lebih menyiapkan investasi terkait digital.

BI mencatat saat ini ada 15 lembaga keuangan digital atau tekfin sudah masuk dalam regulatory sandbox yang dibuat BI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×