kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.766   73,00   0,41%
  • IDX 6.460   23,47   0,36%
  • KOMPAS100 852   2,21   0,26%
  • LQ45 648   1,05   0,16%
  • ISSI 224   1,36   0,61%
  • IDX30 360   1,18   0,33%
  • IDXHIDIV20 450   2,27   0,51%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,27   0,22%
  • IDXQ30 116   0,48   0,41%

BI minta lembaga keuangan waspadai risiko keamanan siber


Rabu, 04 April 2018 / 16:34 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi hacker atau kejahatan internet


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) meminta lembaga keuangan untuk mewaspadai risko siber dalam transaksi keuangan. Risiko ini muncul seiring semakin tingginya transaksi melalui digital banking.

Sugeng, Deputi Gubernur BI Bidang Sistem Pembayaran bilang seiring penggunaan internet yang semakin masif, bank diharapkan juga meningkatkan kewaspadaan.

"Bank diharapkan meningkatkan keamanan sibernya," kata Sugeng dalam acara Seminar Tren Ekonomi Digital, Rabu (4/4). Beberapa waktu lalu, tantangan risiko siber di industri perbankan terjadi misalnya pada kasus ransomware.

Selain meminta industri keuangan meningkatkan mitigasi risiko, BI juga meminta industri keuangan bisa lebih siap dalam menghadapi distrupsi digital. Oleh karena itu bank diharapkan bisa lebih menyiapkan investasi terkait digital.

BI mencatat saat ini ada 15 lembaga keuangan digital atau tekfin sudah masuk dalam regulatory sandbox yang dibuat BI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×