Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) memilih bersikap hati-hati dalam merespons kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi 5,75%. Perseroan belum berencana langsung menyesuaikan suku bunga dan akan lebih dulu mencermati perkembangan pasar serta permintaan nasabah.
Direktur Retail Banking Amar Bank Abraham Christo Lumban Batu mengatakan keputusan BI menaikkan suku bunga didasari berbagai pertimbangan, termasuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan menarik aliran modal asing ke pasar domestik di tengah tingginya arus keluar dana (capital outflow).
"Bank Indonesia tentu memperhatikan banyak faktor. Salah satunya untuk meningkatkan investasi asing dan merespons arus keluar dana yang cukup besar," ujar Abraham di Jakarta, Kamis (18/6).
Baca Juga: Bukan Perang Bunga, Bank Digital Fokus Genjot Dana Murah Saat Persaingan DPK Ketat
Meski demikian, kenaikan BI Rate juga berpotensi memberikan konsekuensi terhadap industri perbankan, terutama dari sisi permintaan kredit dan laju pertumbuhan ekonomi.
Menurut Abraham, Amar Bank tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga sebagai respons atas kebijakan moneter tersebut. Perseroan akan terlebih dahulu melihat dinamika pasar dan kebutuhan nasabah.
"Bagaimana Amar Bank merespons kenaikan suku bunga ini tentu kami akan melihat kondisi pasar dan demand dari nasabah. Jadi kami tidak akan langsung menyesuaikan suku bunga," katanya.
Ia menjelaskan, bank perlu menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan pertumbuhan bisnis. Di satu sisi, kenaikan suku bunga dapat membantu menjaga margin keuntungan. Namun di sisi lain, langkah tersebut berpotensi menekan permintaan kredit dan memperlambat aktivitas ekonomi.
"Kami harus menyeimbangkan antara penyesuaian suku bunga untuk menjaga profitabilitas bank dan bagaimana tetap mendukung pertumbuhan ekonomi. Kalau langsung menaikkan suku bunga tentu akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Karena itu, Amar Bank akan terus memantau perkembangan pasar secara ketat sebelum mengambil keputusan terkait penyesuaian bunga simpanan maupun kredit.
"Kami memonitor kondisi ini secara closely dan akan memastikan suku bunga yang kami tawarkan tetap kompetitif di pasar," kata Abraham.
Baca Juga: Amar Bank Andalkan Ekosistem Digital untuk Dongkrak Dana Murah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













