kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bisa dicuri dengan NFC, BRI klaim kartunya aman


Kamis, 11 April 2013 / 13:21 WIB
Bisa dicuri dengan NFC, BRI klaim kartunya aman
ILUSTRASI. Micro sleep adalah kondisi tertidur dalam waktu singkat yaitu kurang dari 30 detik saja.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Baru-baru ini, ada seorang mahasiswa S2 Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dapat mencuri data kartu nasabah dengan sistem Near Field Communication (NFC). Dengan melakukan hal tersebut, ia memenangkan kompetisi di Singapura.

Meski teknologi yang semakin canggih ini cenderung membahayakan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) mengklaim bahwa sistem kartunya aman.

"Kami ada sekuritinya. Mudah-mudahan tidak bisa dicuri," ucap Direktur Konsumer BRI A. Tony Soetirto, Kamis, (11/4).

Ia menyebut bahwa kartu prabayar BRI yang diberi nama Brizzi sudah memiliki pengamanan. Namun, ia tidak mau menjelaskan lebih lanjut seperti apa pengamanan di kartu prabayar tersebut.

Sedangkan untuk kartu debit, Tony mengatakan bahwa pihaknya akan memasang chip pada pertengahan tahun ini. Ini berbeda dengan kartu kreditnya memang sudah lama menggunakan chip.

Saat ini, kartu debit BRI yang beredar di masyarakat berjumlah 35 juta. Lalu kartu debitnya baru berjumlah 700.000 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×