Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian mencatat kinerja positif bisnis Bank Emas (bullion bank) sepanjang semester I-2026. Produk Deposito Emas telah mencapai 2,2 ton, sedangkan volume Perdagangan Emas mencapai 10,4 ton, atau sekitar 60% dari target sepanjang tahun 2026.
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha mengatakan, hingga pertengahan 2026 total emas yang dikelola melalui ekosistem Bank Emas Pegadaian telah mencapai 155 ton. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian sebagai penyedia layanan emas terintegrasi.
"Memasuki awal Agustus 2026, harga emas menunjukkan tanda-tandanya untuk kembali menguat dan hal tersebut dapat menjadi sinyal baik bagi bisnis Bullion Bank. Namun, keberhasilan ekosistem Bank Emas Pegadaian bukan semata karena naik atau turunnya harga emas, melainkan sejauh mana tingkat literasi masyarakat dan kepercayaan kepada Pegadaian sebagai penyedia layanan emas terintegrasi," ujar Ferdian kepada Kontan, Selasa (10/8/2026).
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Cicilan KDMP ke Himbara Tak Molor, Ekonom Soroti Skemanya
Ia menegaskan, fluktuasi harga emas bukan menjadi satu-satunya katalis pertumbuhan bisnis bullion. Baik ketika harga emas naik maupun turun, keduanya sama-sama mendorong aktivitas transaksi masyarakat.
Menurut Ferdian, saat harga emas naik masyarakat terdorong bertransaksi karena melihat potensi kenaikan nilai investasi. Sebaliknya, ketika harga turun, kondisi tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menambah kepemilikan emas dengan harga yang lebih murah.
"Yang penting bukanlah harga emas naik atau turun, melainkan bagaimana setiap pergerakan harga dapat menciptakan peluang bagi masyarakat untuk mengelola emasnya secara lebih produktif demi perencanaan keuangan yang bijak," katanya.
Sejak layanan bullion resmi dijalankan, Pegadaian melihat tren bisnis yang terus bertumbuh. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam investasi emas serta semakin luasnya pemanfaatan layanan emas Pegadaian sebagai bagian dari kebutuhan investasi dan perencanaan keuangan.
Pegadaian menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas terus meningkat sehingga menjadi fondasi kuat bagi pengembangan industri bullion di Indonesia.
"Dengan pencapaian tersebut kami yakin target akhir tahun dapat tercapai," ujar Ferdian.
Untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen nasabah, Pegadaian menyediakan beragam layanan emas, mulai dari Tabungan Emas yang dapat dibuka dengan nominal mulai Rp10.000 hingga berbagai produk bullion lainnya.
Baca Juga: OJK Sebut Implementasi Asuransi Kredit Fintech Lending Masih Menghadapi Tantangan
Ferdian mengatakan, mayoritas masyarakat saat ini masih berada pada tahap akumulasi kepemilikan emas dengan preferensi pada instrumen investasi yang fleksibel, mudah diakses, dan memiliki nilai investasi awal yang terjangkau.
Kemudahan transaksi melalui aplikasi Tring! by Pegadaian juga dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan penggunaan Tabungan Emas.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Pegadaian terus melakukan inovasi, salah satunya melalui keikutsertaan dalam ekosistem Exchange Traded Fund (ETF) Emas. Dalam skema tersebut, Pegadaian berperan sebagai Gold Provider sekaligus Gold Custodian atas emas yang menjadi aset dasar ETF Emas.
Perusahaan ini meyakini inovasi tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis bullion ke depan.
Ke depan, Pegadaian akan terus membangun ekosistem emas yang lengkap, terintegrasi, dan terdigitalisasi agar masyarakat tidak hanya membeli emas, tetapi juga mampu mengoptimalkan aset emas menjadi lebih produktif.
Strategi tersebut dilakukan melalui penyediaan layanan yang mencakup perdagangan, penyimpanan, penitipan, hingga pembiayaan emas. Selain itu, Pegadaian juga akan terus memperkuat digitalisasi layanan dan meningkatkan literasi investasi emas agar masyarakat dapat memanfaatkan setiap momentum pergerakan harga sesuai kebutuhan dan tujuan keuangannya.
Baca Juga: Gadai Emas Jadi Kontributor Utama Pembiayaan Gadai di Industri Pergadaian
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
