kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Bizhare Perketat Seleksi Penerbit, Perluas Sektor Bisnis hingga Akhir Tahun 2026


Minggu, 08 November 2026 / 12:18 WIB
Bizhare Perketat Seleksi Penerbit, Perluas Sektor Bisnis hingga Akhir Tahun 2026
ILUSTRASI. Bizhare (Dok/Bizhare )


Reporter: Belva Safina | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Platform Securities crowdfunding (SCF) Bizhare mencatatkan lebih dari 230 penerbit hingga 31 Oktober 2026 yang dibantu proses pendanaannya melalui saham, obligasi, dan sukuk.

Cofounder dan COO Bizhare, Giovanni Umboh mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa aktivitas penerbitan efek platform Bizhare masih terus berlangsung, sejalan dengan kebutuhan pendanaan pelaku usaha di berbagai sektor riil.

Giovani menilai proses seleksi penerbit tidak memperlambat pertumbuhan jumlah penerbit, tapi justru menjaga kualitas pendanaan dan menjaga kepentingan investor.

“Dengan begitu, pertumbuhan industri dapat meningkat secara lebih pesat dan dan berkelanjutan,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (6/11/2026).

Di tengah kondisi daya beli yang masih menantang, ia melihat kebutuhan pendanaan bagi pelaku usaha tetap terbuka, khususnya bagi bisnis yang memiliki model usaha yang jelas, fundamental dan potensi pertumbuhan yang baik.

Baca Juga: Bizhare Catat Pendanaan Lebih dari Rp 300 Miliar pada Kuartal III-2026

Memasuki akhir tahun 2026, Bizhare menyiapkan sejumlah proyek sektor riil untuk masuk tahap penawaran, baik saham, obligasi, maupun sukuk.

“Salah satu strategi utama kami adalah memperluas cakupan sektor bisnis yang didanai melalui Bizhare,” ucapnya.

Sektor yang disasar antara lain energi terbarukan, pengolahan limbah, aviasi, serta pengadaan barang dan jasa bagi korporasi.

Saat ini, Bizhare membuka penawaran Sukuk PT Asta Manah Liang, perusahaan pengolahan sampah organik di Bali. Sukuk tersebut menawarkan imbal hasil hingga 16,8% per tahun dengan tenor 11 bulan.

Di sisi investor, Bizhare berupaya meningkatkan partisipasi investor ritel, HNWI, dan institusi lewat edukasi, kegiatan komunitas, serta perluasan jaringan investor.

Ke depan, Ia menyampaikan Bizhare akan berfokus pada pengembangan penerbit dari sektor-sektor bisnis yang potensial sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan jumlah penerbit dan kualitas pendanaan yang disalurkan melalui Bizhare.

Dengan pendekatan tersebut, Giovani optimistis pertumbuhan jumlah penerbit dan investor tetap dapat berjalan secara positif, sekaligus memastikan setiap penawaran efek yang hadi di Bizhare telah melalui proses kurasi terukur untuk menjaga kepercayaan investor dalam jangka panjang.

Baca Juga: Pendanaan Bizhare Melesat 125% hingga Agustus 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×