CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

BNI akui NPL ruko masih tinggi


Senin, 07 Agustus 2017 / 19:02 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Johana K.

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat kredit macet (NPL) di sektor ruko dan perkantoran memang cukup tinggi pada pertengahan tahun ini.

Yuddy Renaldi, SEVP Remedial dan Recovery BNI mengatakan, NPL dari sektor ruko mencapai 4,6% pada semester 1 2017. "NPL (sektor ruko) masih cukup tinggi," ujar Yuddy kepada KONTAN, Senin (7/8).

BNI mencatat eksposure di bisnis griya yang didalamnya terdapat sektor ruko sampai Juni 2017 mencapai Rp 35,7 triliun.

Untuk mengatasi tingginya NPL pada sektor ini, beberapa bankir sudah mempunyai startegi. Rico Rizal Budidarmo, Direktur Keuangan dan Risiko Kredit BNI mengatakan, bank akan berhati-hati dalam memberikan kredit perumahan untuk keperluan komersial.

"Kami fokus ke kredit perumahan dengan underlying pendapatan tetap," ujar Rico ketika memberikan paparan dalam public expose marathon, Senin (7/8).

Yuddy mengaku kedepan BNI akan selektif dalam memberikan kredit ke sektor ruko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×