kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BNI berharap rasio dividen laba 2018 lebih rendah


Jumat, 07 September 2018 / 10:00 WIB
ILUSTRASI. Tumpukan Uang di Cash Center Bank BNI di Jakarta


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berharap rasio dividen untuk laba 2018 lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Bank BNI berharap, dividen tak terlalu tinggi agar dapat menjaga rasio kecukupan modal atau capital adequate ratio (CAR).

Achmad Baiquni, Direktur Utama BNI bilang pada tahun lalu rasio dividen BNI sebesar 25%.

"Pada tahun ini kami minta d bawah itu," kata Baiquni kepada kontan.co.id, Kamis (6/9). Rasio dividen BNI untuk laba 2018 menurut Baiquni berkisar antara 25%-35%.

Tahun 2018, BNI membayarkan total dividen senilai Rp 4,77 triliun, atau 35% dari total laba yang diperoleh pada 2017 senilai  triliun.

Dari total pembayaran tersebut, pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas menerima dividen senilai Rp 2,86 triliun

Secara umum Bank BUMN menargetkan dividen payout ratio untuk laba 2018 tak banyak berubah dibanding tahun lalu.

Hal ini berdasarakan rekapitulasi yang dilakukan kontan.co.id kepada direksi Bank BUMN setelah rapat dengar pendapat (RDP) Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR, Kamis (6/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×