kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pendapatan negara dari dividen laba bank BUMN ditargetkan naik 15%


Kamis, 06 September 2018 / 19:19 WIB
ILUSTRASI. Gerai bank BUMN


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam nota keuangan RAPBN 2019, sumbangan dividen laba bank BUMN 2018 terhadap penerimaan negara ditargetkan sebesar Rp 16 triliun atau meningkat 15% year on year (yoy).

Sebagai gambaran saja, pendapatan pemerintah dari dividen bank BUMN 2017 sebesar Rp 13,9 triliun. Dalam nota APBN ini dijelaskan, kenaikan target pendapatan bagian laba BUMN disebabkan oleh efisiensi kinerja BUMN.

Penentuan dividen ini juga memperhatikan tingkat laba dan kemampuan pendanaan terutama beberapa indikator keuangan seperti rasio kecukupan modal atau CAR. Penentuan dividan juga mempertimbangkan kemampuan BUMN mendanai investasi menguntungkan dalam menjaga keberlangsungan usaha.

Dalam menentukan dividen atas laba 2018, pemerintah juga memperhatikan profitabilitas dan likuditas perusahaan. Selain itu, pemerintah juga menjaga persepsi investor dan penugasan pemerintah terhadap BUMN sebagai agen pembangunan.

Gatot Trihargo, Deputi Kementerian BUMN bilang nominal dividen bank BUMN untuk laba 2018 memang diproyeksi mengalami kenaikan.

"Dalam rencana kerja anggaran laba bank BUMN, kementerian masih optimis nominal dividen laba 2018 bisa lebih besar," kata Gatot ketika ditemui setelah acara rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Kamis (6/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×