kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BNI genjot kredit konsumer di 2011


Senin, 06 Desember 2010 / 11:58 WIB
BNI genjot kredit konsumer di 2011
ILUSTRASI.


Reporter: Roy Franedya |

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (BNI) berencana meningkatkan penyaluran kredit konsumer menjadi 30% pada tahun 2011. BNI beranggapan permintaan kredit konsumer tahun depan masih tinggi seperti tahun ini. Per september 2010, kredit konsumer BNI menyumbang 20% dari outstanding kredit Rp 122,12 triliun.

Direktur Treasury dan Finansial Institution Adi Setianto mengatakan BNI akan fokus pada kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kartu kredit. Untuk segmen KPR, BNI akan menggarap KPR first lifing house (rumah pertama). "Potensi kredit macet dari jenis KPR tersebut sangat rendah," ujar Adi. Saat ini rata-rata bunga KPR di BNI mencapai 9%-11%.

Untuk kartu kredit, akhir tahun BNI berencana menarbitkan kartu kredit sebanyak 1,6 juta kartu. "Bisnis kartu kredit memang sangat cerah dan menjanjikan buat bank. Bayangkan saja bila seseorang telat membayar cicilan maka dia akan dikenakan denda 2% dari total tagihan," tutur Adi.

Adi menambahkan selain membesarkan kredit konsumsi, tahun depan pihaknya akan fokus menyalurkan kredit untuk sektor-sektor unggulan melalui Bussiness banking BNI. Sektor unggulan yang akan disasar BNI seperti infrastruktur, minyak dan gas, pertambangan, telekomunikasi, kimia, ritel, dan agribisnis. "Tahun depan perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam sektor unggulan akan lebih ekspansi karena pertumbuhan ekonomi yang baik. Untuk kredit infratruktur kami sudah menyiapkan dana maksimal Rp 5 triliun per proyek," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×