kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.724   16,00   0,09%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

BNI Minta Debiturnya Membuat Action Plan


Rabu, 11 Februari 2009 / 12:56 WIB


Reporter: Arthur Gideon

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk akan melihat kemampuan debitur mereka yang tersangkut tansaksi derivatif. Para debitur tersebut diminta oleh BNI untuk membuat action plan.

Direktur Korporasi BNI Krishna R. Soeparno mengatakan, jika ada debitur BNI yang sedang dalam perselisihan dengan bank lain berkaitan dengan transaksi derivatif, maka BNI akan melihat sejauh mana pengaruhnya kepada kondisi fundamental dari kelangsungan usahanya," Kami juga akan meminta debitur membuat action plan utk mengatasinya, tuturnya hari ini (11/2).

Krishna juga mengatakan, sepanjang pengetahuannya terkait transaksi derivatif bahwa despute kewajiban debitur kepada satu bank tidak akan langsung mengakibatkan kolektibilitas debitur tersebut di bank lain turun. Apalagi untuk kasus-kasus yang sudah masuk ke tingkat gugatan hukum maka sebelum keputusan sidang belum bisa dinyatakan macet.

Direktur Utama BNI Gatot M, Suwondo menambahi, BNI tidak pernah menjual produk-produk derivatif. Oleh sebab itu BNI tidak ada masalah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×