kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BNI tempatkan Rp 72,5 triliun di surat berharga


Minggu, 05 Februari 2017 / 15:52 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatatkan penempatan dana di surat berharga selama 2016 sebesar Rp 72,5 triliun. Angka ini naik 52,15% secara tahunan atau year on year (yoy).

Panji Irawan, Direktur Treasury dan Internasional BNI mengatakan, kebutuhan bank terhadap surat berharga tumbuh sejalan dengan pembentukan portofolio alat likuid.

"Hal ini dalam rangka mengelola LCR (likuidity coverage ratio) dan optimalisasi likuiditas bank," ujar Panji, Minggu (5/2).

Selain itu, kata Panji, pemenuhan likuiditas dari surat berharga ini juga sejalan dengan sifat surat berharga yang bisa diperjualbelikan. Hal ini menyebabkan secara umum kebutuhan terhadap surat berharga (SUN) pada tahun ini akan tetap tumbuh.

Beberapa instrumen surat berharga yang dipilih bank berkode BBNI ini diantaranya surat berharga baik valas maupun rupiah dari Kementerian Keuangan. Selain itu Global bonds, Samurai bonds dan Euro bonds juga menjadi alternatif instrumen surat berharga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×