kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

BOPO Industri Modal Ventura Masih Berada di Level Tinggi, Capai 97,63% per April 2026


Jumat, 05 Juni 2026 / 17:25 WIB
BOPO Industri Modal Ventura Masih Berada di Level Tinggi, Capai 97,63% per April 2026
ILUSTRASI. Agusman OJK (Dok/OJK)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) industri modal ventura masih berada di level tinggi sejak awal tahun ini, yakni di atas 90%. Berdasarkan data statistik OJK, BOPO modal ventura sebesar 91,88% per Januari 2026, lalu 93,45% per Februari 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menyampaikan angka BOPO industri modal ventura per Maret 2026 mencapai 98,03%, sedangkan per April 2026 mencapai 97,63%. Meski masih berada di atas 90%, angka BOPO modal ventura terlihat menujukkan perbaikan sedikit per April 2026.

Baca Juga: Belum Terpengaruh Pelemahan Kurs, Simpanan CIMB Niaga Masih Tumbuh Didominasi Rupiah

"Artinya, ada sedikit perbaikan. Apa angkanya masih di atas 90%? Iya, betul," katanya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (5/6).

Lebih lanjut, Agusman menerangkan salah satu penyebab utama BOPO industri masih di atas 90% tak terlepas dari karakteristik kegiatan usaha modal ventura yang berbasis penyertaan modal atau Venture Capital Corporation (VCC).

"Jadi, pendapatan operasional tidak selalu ada tercatat rutin setiap bulan, sedangkan beban operasionalnya tetap berjalan terus. Dengan demikian, hal itu jadi dasar latar belakangnya," tuturnya.

Sementara itu, Agusman menyampaikan ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan modal ventura dalam menekan BOPO. Dia bilang industri bisa melakukan peningkatan efisiensi operasional dan penguatan pengelolaan biaya.

"Paling penting adalah peningkatan efektivitas penagihan, khususnya bagi modal ventura yang menjalankan kegiatan berbasis utang atau Venture Debt Corporation (VDC), dengan tetap memperhatikan pelindungan konsumen," ucap Agusman.

Sebagai informasi, OJK mencatat, nilai pembiayaan modal ventura tercatat sebesar Rp 16,35 triliun per April 2026. Nilainya mengalami kontraksi sebesar 0,87% secara Year on Year (YoY).

Adapun nilai aset industri modal ventura per April 2026 sebesar Rp 27,73 triliun. Nilai itu meningkat sebesar 3,31% secara YoY. 

Baca Juga: OJK Optimistis Tak Ada Bank Rush Meski Rupiah Masih Terus Melemah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×