kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.694   13,00   0,07%
  • IDX 6.490   -44,71   -0,68%
  • KOMPAS100 861   -5,54   -0,64%
  • LQ45 654   -4,94   -0,75%
  • ISSI 224   -0,58   -0,26%
  • IDX30 363   -3,19   -0,87%
  • IDXHIDIV20 453   -4,83   -1,06%
  • IDX80 98   -0,61   -0,62%
  • IDXV30 125   -0,83   -0,66%
  • IDXQ30 117   -1,09   -0,93%

BOPO Industri Modal Ventura Membaik Jadi 93,78% per Juli 2026


Selasa, 15 September 2026 / 09:41 WIB
BOPO Industri Modal Ventura Membaik Jadi 93,78% per Juli 2026
ILUSTRASI. BOPO industri modal ventura berada di level 94,70% per Juni 2026 dan membaik per Juli 2026 menjadi 93,78% (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Angka Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) industri modal ventura tercatat mengalami perbaikan atau penurunan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, BOPO industri modal ventura berada di level 94,70% per Juni 2026. Namun, angkanya membaik per Juli 2026. 

"BOPO industri modal ventura per Juli 2026 tercatat sebesar 93,78%," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: OJK Catat Porsi Pembiayaan Produktif Fintech Lending Capai 33,38% per Juli 2026

Meski mengalami perbaikan, angka BOPO industri modal ventura terbilang masih berada di level tinggi. Oleh karena itu, Agusman menyampaikan OJK terus mendorong industri modal ventura meningkatkan efisiensi operasional menuju rasio yang lebih sehat. 

Sebelumnya, Agusman sempat mengatakan rasio BOPO merupakan salah satu indikator efisiensi operasional yang dapat memengaruhi profitabilitas perusahaan modal ventura, khususnya yang bergerak di sektor Venture Capital Corporation (VCC). 

Dia bilang karakteristik usaha modal ventura, khususnya VCC, menyebabkan pendapatan tidak bersifat rutin. Dengan demikian, rasio BOPO perlu dilihat dengan mempertimbangkan karakteristik model bisnis dan kualitas portofolio.

Meski BOPO masih berada di level yang terbilang tinggi, OJK menyampaikan laba industri modal ventura masih bisa bertumbuh.

Agusman menerangkan, laba modal ventura mencapai Rp 406,48 miliar per Juli 2026. Nilainya tumbuh 1,91%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Terkait kinerja, OJK menyampaikan nilai pembiayaan modal ventura tercatat sebesar Rp 16,32 triliun per Juli 2026, atau mengalami kontraksi sebesar 0,46% secara YoY. 

Baca Juga: Pembiayaan Kendaraan Listrik Multifinance Naik 37,84% Jadi Rp 25,49 Triliun per Juli

Adapun nilai aset industri modal ventura per Juli 2026 sebesar Rp 27,69 triliun, atau bertumbuh 1,99% secara YoY. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×